didalam gelap aku meratap,
didalam sunyiku menangis,
aku butuh bahu untukku sandarkan kepala dari beban cinta yang kupikul.
aku butuh seseorang yang memeluk hangat dalam dinginnya hujan malam ini,
seseorang yang meringankan bebanku, menemaniku tertawa dalam bahagia
bukan dalam derita dan mewarnai duniaku yang abu-abu.
mereka bilang ketika cinta datang, kau akan mendapatkan apaa yang kau harapkan,
tapi cinta bertindak lain kepadaku, dia membuat kenyataan menjadi mimpi
dan merubah ketakutan menjadi kenyataan....
jika cinta memeng benar ada, kapan dia menyapaku....?
berapa lama aku harus menunggu keajaibannya...?
jika benar cinta berada didekatku, jurang apa yang kurasa dihati ini
ynag jaraknya lebih luas dari jarak dua kutub dunia....
disaat orang-orang menyanyikan senandung cinta yang terdengar begitu naif,
aku ikut bernyanyi, aku berfikir jika aku ikut bernyanyi mungkin cinta akan mendekat padaku, tapi apa daya tenggorokanku penuh dengan riak kebencian, hanya suara sumbang yang melengking yang dapat aku suarakan...
sekali lagi, aku tak bisa membuat cinta mendekat satu langkahpun, tidak sejengkalpun
aku berebicara pada bintang, awan dan angin. aku bertanya kepada mereka, dapatkah mereka memberiku sedikit cinta di pagi hari, mereka berkata kau akan merasakan cinta disaat pagi terbangun....cinta dari sang maha cinta yang digenggamannya nyawa alam semesta berada.
baik, aku akan menunggu pagi dimana aku aku akan merasakan sebuah cinta yang mereka bilang dengan penuh harap...
pagipun tiba aku segera beranjak dari gua tempatku berlindung semalam...
sinar matahari pertama begitu hangat didalam sukma...
lalu ku dengar awan berkata "Kau telah merasakan hangatnya matahari, itulah cinta pertama dari tuhan mu di pagi hari, DIA memberimu cahaya disaat kau merasa takut dengan gelapnya malam yang panjang."
aku tersenyum dan melihat disekelilingku pemandangan hutan dipagi hari membuatku terpesona. dan angin berkata" DIA memberimu mata untuk melihat hijaunya daun gemilangnya pelangi dan birunya langit. Dia memperdengarkannu kicauan burung sebagai dasar dari senandung cinta. dan ketika kau merasakan semua itu tanpa sadar kau tersenyum dan bahagia...
sesunguhnya tuhan adalah tempat mu mengadu, temepat dimana kau bisa menyandarkan semua beban hidup.. ingatlah cintaNYa dalam hidupmu, berikanlah tuhanmu tempat terbesar dihatimu. maka dengan begitu kau dapat mengerti arti cinta yang sesungguhnya..."
sekilas mereka berlalumeninggalkan aku dalam wadah besar cinta yang abadi... aku tersadar diriku telah dipenuhi cinta semenjaak pertama aku menghirup udara....
dan aku bersuara lantang didalam hati berucap syukur "Tuhan hidupku indahberkat cinta-MU maka slama nafasku berhembus aku selalu terus cinta pada-MU
Jumat, 22 Agustus 2008
Langganan:
Komentar (Atom)
