Biarlah aku memegang duri ditangkai bunga mawar, sehingga aku tahu rasa sakit yg tercipta darinya
Biarlah aku mengecap pahitnya racun sehingga aku dapat mengingat manisnya madu,
Biarlah aku memasuki bayang semu biar kudapat melihat kenyataan dengan jelas,
Biarlah aku berjalan dengan mata tertutup sehingga saat ku melihat, aku dapat melihat jalan yg benar
Biarlah aku berteman sepi sehingga sewaktu melodi datang aku ikut b'dendang,
Biarlah aku menjalani cinta terlarang sehingga tuntas penasaran jiwaku,
Biarlah aku mengemban dosa sehingga pahala dapat terus ku kejar,
Biarlah kuseberangi sungai dengan berenang sehingga aku tahu guna dari sebuah jembatan,
Biarlah aku berpeluk nista sehingga aku sadar basuhan air alam dalam mandiku,
Biarlah aku memilih hidupku, dari jurang gelap dipersekutuan malam, sehingga cahaya terang akan menjadi tujuanku,
Biarlah... Biarlah... Biarlah...
Rabu, 01 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar