Tangisan rintihan hati menerjang jiwa yg rapuh dan tak bertulang ini, membuatku hancur berantakan seperti serpihan kaca yg jatuh, pecah, berserakan, tak berbentuk, dan tak mungkin sempurna lagi...
Aku benci padamu,
Pada sifatmu, tingkah lakumu, perhatianmu, sentuhan, bahkan pada wajah tampan yg biasa kau lemparkan senyummu kpd ku,
Aku Bagai tertusuk pedang bermata dua, yg sisinya dipenuhi rasa cinta dan kesengsaraan, dan telah menjadi satu dalam kilauan pengkhianatan,, sebuah luka yg kunikmati dalam derita...
Aku bimbang, ragu dan tak tentu arah
Dengan smua rasa cinta yg ada didalam diriku,
Sekejap rasa cimta yg kau berikan hanya membuat musim dingin dihatiku makin meraja lela, membekukan lagi hatiku yg tertutup salju
mengapa kau datang membawa sebuah harapan cinta yg kau pahat diatas es beralaskan api dihatiku... Dan melebur dalam api pengkhianatan Disaat hatiku tengah miskin akan kasih sayang dan mengharapkan sebuah cinta suci nan tulur yg aku butuhkan dalam mengisi hari dihidupku?? Dan pergi secepat kilat yg menghilang ketika malam datang???
Hatiku hancur, sedi h mengingat cinta palsu yg kau berikan bersama jatuhnya tetesan air mata hatiku yg terselimuti kegelapan kelam yg tiada berujung,,,
Kamis, 16 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar