Tidak peduli seberapa hebat kau menderita karena dia, disitulah aku selalu mencoba menenangkanmu,
Setiap kali ras lelah menghampirimu, aku mencoba untuk menyemangatimu, dengan senyumku,
Tak peduli seberapa kacau hari yang telah aku lalui.
Tidak masalah seberapa terlukanya kau dikhianati oleh dirinya, selalu aku coba untuk menghapus air mata dan kekesalanmu.
Tidak peduli seberapa perihnya hati ini ketika aku mendengar cerita tentang kau dan dia dari mulutmu, asalkan aku masih bisa menghabiskan malam panjang bersamamu.
Aku selalu bertahan dan menunggu kau kembali, ketika kau mengacuhkan aku dan kembali kepada dirinya, seseorang yang memiliki hatimu, dan berharap bahwa nanti akan ada saatnya akulah yang menempati ruang hatimu.
Disitulah aku bertahan dalam harapan kosong selama bertahun-tahun, walaupun kau bilang tidak pernah ingin memberikan harapan itu kepadaku, memang tidak pernah terucap dari bibirmu tentang hal itu, tapi sifat, dan perhatianmu bermakna lain, aku tetap bertahan.
Untuk Seseorang yang ingin aku buatnya merasa bahagia.
Jumat, 17 Desember 2010
Kamis, 25 November 2010
ibu
Akan kususun untaian kalimat indah diatas kertas yang tepampang dihadapanku, tentang sebuah kasih yang kudapat dari seorang wanita yang telah mengandungku selama lebih dari sembilan bulan,
Sebuah untain kata tentang seberapa besar rasa cintanya padaku, tentang pengorbanan yang dia berikan untuk diriku yang telah menjadi bagian dari hidupnya disaat jasad ini masih tak berbentuk.
Tapi tetap saja kertas ini masih kosong tak tergores noda tinta sedikitpun; bukan karna aku tak tahu rasa cintanya padaku, tapi karna cintanya yang begitu besar, yang tak bisa aku lukiskan dengan kata-kata. Tak ada kata yang pantas mengambarkan seberapa besar rasa cintamu kepadaku.
Tak ada kata yang pantas untuk mengungkapkan seberapa hebat kesabaranmu dalam menuntunku menjadi diriku yang sekarang ini,
Sekali lagi, kertas ini tetap putih, berulang kali aku memikirkan kata yang pantas untuk menggambarkan kehebatanmu, ibu, masih tak dapat kutemukan juga.
Ibu, aku sayang kepadamu
Sebuah untain kata tentang seberapa besar rasa cintanya padaku, tentang pengorbanan yang dia berikan untuk diriku yang telah menjadi bagian dari hidupnya disaat jasad ini masih tak berbentuk.
Tapi tetap saja kertas ini masih kosong tak tergores noda tinta sedikitpun; bukan karna aku tak tahu rasa cintanya padaku, tapi karna cintanya yang begitu besar, yang tak bisa aku lukiskan dengan kata-kata. Tak ada kata yang pantas mengambarkan seberapa besar rasa cintamu kepadaku.
Tak ada kata yang pantas untuk mengungkapkan seberapa hebat kesabaranmu dalam menuntunku menjadi diriku yang sekarang ini,
Sekali lagi, kertas ini tetap putih, berulang kali aku memikirkan kata yang pantas untuk menggambarkan kehebatanmu, ibu, masih tak dapat kutemukan juga.
Ibu, aku sayang kepadamu
celetukan malam
"Halah!! sudahlah... Tiada teman dalam kesendirian malam ini juga tak apa, mungkin tuhan pun sudah jenggah dengan semua alur kesedihan yang selalu kamu umbar, biar sajalah yang sendiri tetap sendiri, supaya tahu apa itu arti kesendirian. Biar tidak kaget disaat mati nanti!!
Mayat-mayat pun tidur sendirian tanpa kekhawatiran didalam liang lahat sana.
Lalu untuk apa takut tidur sendirian dibawah selimut kenyamanan?!
Oh iya, aku lupa! kamu itu manusia juga, belum menjadi mayat! Jadi pantas aja selalu khawatir!
Hahahahaha..."
Mayat-mayat pun tidur sendirian tanpa kekhawatiran didalam liang lahat sana.
Lalu untuk apa takut tidur sendirian dibawah selimut kenyamanan?!
Oh iya, aku lupa! kamu itu manusia juga, belum menjadi mayat! Jadi pantas aja selalu khawatir!
Hahahahaha..."
sajak
aku menunggu diantara sepi dan cahaya malam, mencari dan menunggu tanda akan kehadiranmu datang didua puluh malam kudus,
Aku memang tak lagi suci seperti dulu,
Tak seteguh pendirianku yang dahulu aku kibarkan layaknya bendera kemenangan diatas kastil agung itu.
Aku berubah ketika sang waktu datang berkunjung, terlena dengan tipu daya disaat bercengkrama dengan dirinya.
Haruskah aku menyalahkan sang waktu ketika kamu berkecup mesra dialtar mewah kebahagian?
Atau Haruskah aku menyalahkan dirimu yang membuat kesempatan hal itu terjadi?
Atau kau mau aku untuk menyalahkan diriku sendiri yang tak cukup kuat menjaga imanku karena terlena dengan buaian sentuhan dari sang waktu?
Jangan kau palingkan muka mu, aku disini menunggu bak pohon kering yang tak pernah tersentuh air, aku hanya mengharapkan air hujan yang dapat membasuh dahagaku, sedang aku berada di tanah tandus dimana hujan hanya menjadi dongeng sebelum tidur.
Katakan apakah aku salah?
Aku memang tak lagi suci seperti dulu,
Tak seteguh pendirianku yang dahulu aku kibarkan layaknya bendera kemenangan diatas kastil agung itu.
Aku berubah ketika sang waktu datang berkunjung, terlena dengan tipu daya disaat bercengkrama dengan dirinya.
Haruskah aku menyalahkan sang waktu ketika kamu berkecup mesra dialtar mewah kebahagian?
Atau Haruskah aku menyalahkan dirimu yang membuat kesempatan hal itu terjadi?
Atau kau mau aku untuk menyalahkan diriku sendiri yang tak cukup kuat menjaga imanku karena terlena dengan buaian sentuhan dari sang waktu?
Jangan kau palingkan muka mu, aku disini menunggu bak pohon kering yang tak pernah tersentuh air, aku hanya mengharapkan air hujan yang dapat membasuh dahagaku, sedang aku berada di tanah tandus dimana hujan hanya menjadi dongeng sebelum tidur.
Katakan apakah aku salah?
Minggu, 04 Juli 2010
sebuah cinta yang sempurna dari kisah yang tidak sempurna
Dulu, Aku pernah mencintai seseorang dengan seluruh jiwa dan raga, seolah tujuan hidupku hanyalah untuk dirinya dan berakhir bersamanya, walaupun cinta itu tak pernah terbalaskan sampai sekarang, tapi karena mencintai dialah aku dapat pelajaran berharga mengenai kehidupan ini, dan bagiku itu cukup, tak perlulah lagi hati ini meminta untuk dimiliki oleh orang lain. Mencintai dirinya penuh dengan suka dan duka, adalah yang tak pernah bisa terganti walaupun suatu saat dijemari ini sudah terpaut cincin pengikrar janji.
Jika satu menit saja aku bersamanya kesempurnaan hidup seakan memenuhiku, dan satu detik berada jauh darinya bagaikan 1000 abad lamanya didalam gua terdalam, sebuah perasaan yang tak dapat tergantikan dari permainan panah cinta buta, yang melesat bebas dengan kencang dan hanya mempunyai satu arah tujuan yaitu hatiku.
kita tidak dapat menentukan arah panah yang sudah dilepas dari busurnya, tidak dengan kekuatan angin yang kencang sekalipun, dan jika dia sudah tertancap, selamanya akan tetap meninggalkan bekas, seperti itulah cinta.
"Aku tidak pernah bisa mencintai siapapun lagi..
Hatiku hanya untukmu,
Seberapa jauh aku melangkah,
Setinggi apapun aku diterbangkan angin,
Tetap hanya kau yang aku rindukan,
Tak peduli berapa banyak orang yang telah singgah dihatiku, hanya kaulah yang dapat meninggalkan jejak yang terdalam dihati kecilku,
Kisah kita tidak pernah bisa sempurna, tidak akan bisa, tapi kaulah cerita terindah yang pernah aku miliki,
Hanya kau yang bisa membuatku menuliskan barisan kata" pilu dari dasar hatiku,
Tak akan pernah bisa aku bisa memberikan cintaku kepada orang lain sebesar dan sedalam cintaku padamu
Kau adalah kasih terindah yang tak pernah bisa aku miliki seutuhnya,
Akan tetap kujaga rasa ini sampai aku menutup mata, dan akan selalu kukenang semua hal yang pernah terjadi diantara kita di dinding hatiku yang selalu mengaharap cintamu sampai nanti..."
( P.S : "even though your never be mine, and you never understand how big my love for you, I will always love you,
I will always love you, wheter you can love me back or not
You are the best person I've never had" )
Dan sekarang, jika kenangan masa lalu bersamanya kembali bangkit, aku tidak takut dan bersedih seperti apa yang biasa kurasakan biasanya.
Malam ini ketika, memori itu kembali muncul, aku duduk bersebelahan dengannya - dengan kenangan masa lalu - dan tertawa bersama. Karena aku sadar, aku tidak bisa mengalahkan masa laluku, semakin aku berusaha untuk mengenyahkannya semakin besar pula kesedihan kembali padaku, masa laluku berkata padaku : " wahai diriku, kini kau sadar mengapa kau tak pernah bisa mengalahkan aku, karena mencoba mengalahkanku atau melupakanku sama saja artinya kau melupakan dirimu sendiri. dan siapa dirimu sekarang ini adalah akibat apa yang telah kau alami diwaktu dulu, disaat kita sedang menderita.."
"Sebuah cerita cinta yang terpatri dihatiku, tak akan mungkin bisa menghilang, walaupun aku sudah menjadi dirimu." kata masa laluku melanjutkan dan kemudian menghilang bersama detik-detik waktu yang berjalan.
Perkatanya membuatku sadar, bahwa sudah saatnya aku berhenti untuk menyesali apa yang tidak bisa aku capai, karena dari hal itu aku mengerti dan mendapat banyak pelajaran tentang cinta sesungguhnya. Ini akan kujadikan bekalku kedepan dalam mengarungi lautan asmara yang luas.
Walaupun sebuah cinta yang tidak sempurna, tapi dri situlah aku belajar mengenal kesempurnaan.
Jika satu menit saja aku bersamanya kesempurnaan hidup seakan memenuhiku, dan satu detik berada jauh darinya bagaikan 1000 abad lamanya didalam gua terdalam, sebuah perasaan yang tak dapat tergantikan dari permainan panah cinta buta, yang melesat bebas dengan kencang dan hanya mempunyai satu arah tujuan yaitu hatiku.
kita tidak dapat menentukan arah panah yang sudah dilepas dari busurnya, tidak dengan kekuatan angin yang kencang sekalipun, dan jika dia sudah tertancap, selamanya akan tetap meninggalkan bekas, seperti itulah cinta.
"Aku tidak pernah bisa mencintai siapapun lagi..
Hatiku hanya untukmu,
Seberapa jauh aku melangkah,
Setinggi apapun aku diterbangkan angin,
Tetap hanya kau yang aku rindukan,
Tak peduli berapa banyak orang yang telah singgah dihatiku, hanya kaulah yang dapat meninggalkan jejak yang terdalam dihati kecilku,
Kisah kita tidak pernah bisa sempurna, tidak akan bisa, tapi kaulah cerita terindah yang pernah aku miliki,
Hanya kau yang bisa membuatku menuliskan barisan kata" pilu dari dasar hatiku,
Tak akan pernah bisa aku bisa memberikan cintaku kepada orang lain sebesar dan sedalam cintaku padamu
Kau adalah kasih terindah yang tak pernah bisa aku miliki seutuhnya,
Akan tetap kujaga rasa ini sampai aku menutup mata, dan akan selalu kukenang semua hal yang pernah terjadi diantara kita di dinding hatiku yang selalu mengaharap cintamu sampai nanti..."
( P.S : "even though your never be mine, and you never understand how big my love for you, I will always love you,
I will always love you, wheter you can love me back or not
You are the best person I've never had" )
Dan sekarang, jika kenangan masa lalu bersamanya kembali bangkit, aku tidak takut dan bersedih seperti apa yang biasa kurasakan biasanya.
Malam ini ketika, memori itu kembali muncul, aku duduk bersebelahan dengannya - dengan kenangan masa lalu - dan tertawa bersama. Karena aku sadar, aku tidak bisa mengalahkan masa laluku, semakin aku berusaha untuk mengenyahkannya semakin besar pula kesedihan kembali padaku, masa laluku berkata padaku : " wahai diriku, kini kau sadar mengapa kau tak pernah bisa mengalahkan aku, karena mencoba mengalahkanku atau melupakanku sama saja artinya kau melupakan dirimu sendiri. dan siapa dirimu sekarang ini adalah akibat apa yang telah kau alami diwaktu dulu, disaat kita sedang menderita.."
"Sebuah cerita cinta yang terpatri dihatiku, tak akan mungkin bisa menghilang, walaupun aku sudah menjadi dirimu." kata masa laluku melanjutkan dan kemudian menghilang bersama detik-detik waktu yang berjalan.
Perkatanya membuatku sadar, bahwa sudah saatnya aku berhenti untuk menyesali apa yang tidak bisa aku capai, karena dari hal itu aku mengerti dan mendapat banyak pelajaran tentang cinta sesungguhnya. Ini akan kujadikan bekalku kedepan dalam mengarungi lautan asmara yang luas.
Walaupun sebuah cinta yang tidak sempurna, tapi dri situlah aku belajar mengenal kesempurnaan.
Langganan:
Komentar (Atom)
